Jumat, 26 Januari 2024

MUSLIM MUST HAVE A TRIP

Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang trend saat ini. Namun, ada juga sebagian orang menganggap kalau jalan-jalan itu tidak perlu karena ribet, lelah dan hanya sebuah kegiatan menghamburkan uang tanpa ada manfaat yang didapatkan. Menurut saya ini salah besar, menjadi seorang muslim we must have a trip!, seorang muslim harus berkelana untuk melihat dunia yang telah Allah Swt ciptakan. Tapi, apakah travelling hanya sekadar hiburan untuk menghilangkan kepenatan? Jika hanya itu tujuannya apa bedanya dong kita dengan non-muslim yang menjadikan traveling sebuah hiburan semata?
Melakukan perjalanan ke berbagai tempat memang membuat kita bahagia secara fisik dan emosional, bisa menemukan pengalaman dan orang baru, juga bisa melihat keindahan alam yang belum pernah dilihat sebelumnya. Tapi, apakah hanya sekedar, “Wah, indah ya pemandangannya”, atau ketika berjumpa dengan orang baru yang beraneka ragam wajah dan sukunya, “Itu orang Hindia, Arab, Indonesia, Pakisatan.” Pernahkah kita merenungi untuk mengambil hikmah dari pemandangan indah yang dilihat?, atau pernahkah kita merenungi mengapa Allah Swt menciptakan manusia berbeda-beda? ataukan hanya sekedar jalan-jalan untuk melihat keindahan dan menjumpai orang-orang baru namun tidak ada hikmah dan pelajaran yang dapat menyentuh hati? Bagi seorang muslim, travelling itu bukan hanya sekedar hura-hura. Tapi, ada tujuan lain yang lebih penting yaitu mengambil pelajaran di setiap perjalanan.
Allah Swt berfirman:
“Maka apakah mereka tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka. Allah telah membinasakan mereka, dan bagi orang-orang kafir akan menerima nasib yang serupa itu.” (QS. Muhammad: 10).
“Berjalanlah di muka bumi, perhatikanlah bagaimana Allah Swt menciptakan manusia dari permulaannya, kemudian Allah Swt menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”(QS. Al-Ankabut: 20)
Dalam Islam, travelling bukanlah suatu hal yang dilarang, bahkan suatu hal yang diperintahkan dengan tujuan mengambil pelajaran dari pengalaman orang-orang terdahulu dan merenungi ciptaan yang telah Allah Swt ciptakan sehingga dapat meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah Swt.
Perjalanan bukan hanya tentang menghilangkan jenuh dalam diri, namun melihat dan merenungi setiap hal yang kita temui. Baik itu orang baru, kejadian baru dan keindahan alam. Ketika dalam perjalanan kita menemukan orang-orang baru dengan wajah dan latar belakang yang berbeda-beda, dari situ kita merenungi kekuasaan Allah Swt yang menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Ada yang memiliki wajah khas Arab, cina, hindia, Indonesia, semua memiliki wajah yang berbeda-beda untuk saling mengenal satu sama lain.
Allah Swt berfirman dalam Al-Quran:
“Hai Manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah Swt ialah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Swt Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al-Hujarat: 13).
 Perjalanan juga memberikan kita pengalaman yang tidak dijumpai di sekolah. Melihat dunia nyata denga berbagai kejadian yang ada, membuat kita bisa belajar dari kejadian tersebut. Baik itu kejadian yang dialami sendiri atau kejadian yang dialami oleh orang lain. Dalam perjalanan kita bisa melihat pemandangan indah yang mungkin belum pernah dilihat sebelumnya, namun apakah hanya sekedar bergumam “indah ya?” Lebih dari itu menanyakan siapa yang menciptakan keindahan se-indah ini?
Bumi yang diciptakan begitu luas, padahal kita hanya menapaki kaki di bagian paling kecil dari bagian bumi lainnya. Saat itu kita menyadari, ternyata kita hanyalah setitik manusia tanpa arti. Terlalu naif menyombongkan diri dihadapan Tuhan yang Maha menguasai bumi. Lalu mengapa masih menghamba pada manusia dan mencari validasinya yang tanpa arti? Sedangkan kita lupa ada Sang Pencipta yang lebih berhak dari itu semua. Maha Suci Allah Swt.
Dengan melakukan travelling, kita bisa bertemu dengan banyak orang yang bisa mengubah cara pandang kita terhadap sesuatu. Banyak pengalaman yang dijumpai yang tidak akan ditemukan di sekolah atau di rumah. Itulah mengapa begitu penting memilih tempat travelling, berpergianlah ke tempat dimana kita bisa menjadi seorang muslim yang lebih baik dan berkulitas di dunia dan di akhirat. Travelling juga tidak harus dilakukan di tempat yang jauh, kita bisa mengunjungi tempat-tempat terdekat karena semua bumi Allah Swt ini dapat di ambil ibrah di dalamnya kecuali tempat yang dapat menjerumuskan kita ke dalam kemaksiatan.
“Tentu ada pelajaran yang diambil dari satu kilo perjalanan yang ditempuh.”
 Semoga Allah Swt memberikan kita semua kesehatan dan rezeki agar bisa jalan-jalan melihat keagungan Allah Swt.
Jika perjalanan dilakukan hanya sekedar menikmati keindahan alam tanpa mengambil ibrah di dalamnya, perjalanan tersebut hanya sekedar perjalanan yang melelahkan. Namun, jika perjalanan dilakukan untuk mengambil pelajaran di setiap perjalanan itu baru namanya the real muslim traveller.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSLIM MUST HAVE A TRIP

Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ...