Jumat, 22 Juli 2022

Hal-Hal Apa yang Sudah Membuatmu Tidak Tertarik Lagi Seiring Bertambahnya Usiamu?


1. Kalau ada yang chat bales, engga ada yaudah.

2. Simpan kontak orang yang penting-penting saja, yang kira-kira toxic delete a soon

3. Gak suka lagi ngeliatin snap orang-orang karena gak mau tahu kehidupan mereka, dan itu gk penting juga buat saya tahu kecuali snap-snap yang bermanfaat dan yang membawa energi positif untuk saya. 

4. Udah stop beli barang yang tidak bermanfaat hanya karena lucu atau menggemaskan dan ini udah diterapkan sejak 2018

5. Udah nngk lagi beli barang cuma karena keinginan, sekrng beli barang karena butuh. Udah menerapkan hidup sederhana atau minimalis sejak 2018

6. Males berdebat dengan orang yang merasa benar, lebih memilih " oh iya oke" biar waktu yang membuktikan

7. Berteman dengan siapapun tanpa melibatkan perasaan.

8. Udah saatnya hidup dengan pola makan yang menyehatkan. 

9. Ga mudah percaya kepada orang yang bilang sayang bilang cinta, sampai diri bisa melihat sejauh mana ucapan nya bisa membuktikan.

10. Ga pernah merasa bangga ketika di puji oleh orang, karena saya hidup bukan untuk mencari validitasi dari orang-orang.

11. Cuek dan biasa aja udah gamau lagi ga enakan sama orang

12. Nggak pernah lagi memikirkan omongan orang apalagi memasukannya kedalam pikiran, selain merusak pikiran bisa juga merusak suasana yang seharusnya menyenangkan. 

13. Berani untuk menjauhi bahkan meninggalkan orang-orang tocix yang hanya bisa menebarkan racun ke dalam kehidupan saya. 

14. Tidak berlomba-lomba untuk membuat orang lain terkesan

15. Mengabaikan kesehatan dengan bergadang atau makan makanan tidak sehat


Senin, 18 Juli 2022

HIDUP SEDERHANA


Bagaimana pendapat kamu, apaka hidup sederhana membosankan atau menarik untuk dibahas?

Pembahasan ini penting menurut saya, apalagi sekarang kita hidup di zaman yang mana orang berloba-lomba untuk menampilkan kemewahan yang dimilikinya. Menempatkan kebahagian pada harta benda yang dimilikinya.

Hidup sederhana adalah cara pandang seseorang dalam menjalankan hidupnya, masing-masing orang berhak memilih apakah hidupnya akan dijalani dengan penuh kemewahan atau kesederhanaan. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa hidup sederhana lebih terasa berharga, penuh dan bermakna dibandingkan dengan hidup yang penuh dengan kemewahan, hidup sederhana juga bisa membuat kita menjadi lebih bahagia baik tu dari segi mental, fisik, dan sosial. Banyak orang yang mencari-cari dari mana bisa mendapatkan sumber kebahagiaan, banyak orang yang berfikir hidup dalam kemewahan merupakan salah satu titik kebahagiaan, memaknai bahagia dengan belanja implusif yang hanya memenuhi ruangan rumah, menghamburkan uang dengan membeli hal-hal yang tidak penting. Namun, ketika pulang seakan belum menemukan kebahagiaan yang diinginkan,  benar atau tidak? Tidak salah jika ingin mengapresiasikan diri namun tidak dengan batas kewajaran.

Percaya tidak percaya sebenarnya kebahagiaan kita bukan dari apa yang kita punya, tetapi pada apa yang ada namun kita syukuri. Dikutip dalam ‘On Marrisa Mind, bahwa ada filsuf yang mengatakan sebenarnya dalam hidup kita butuh ruang atau space, baik itu ruang untuk mental, ataupun fisik.  Ya benar sekali, ketika kita memiliki sedikit barang sehinga fisik kita lebih leluasa dan sedikit pula yang perlu kita urus bukan begitu?, space untuk mental kita dengan menyederhanakan segala hal yang rumit. Sehingga lebih banyak waktu untuk hal-hal yang penting dalam hidup, seperti bisa belajar sklil baru, punya waktu untuk orang terdekat yang kita cintai, dan bisa mengambil peluang yang ada.

Hidup sederhana membuat kita lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang, memiliki rasa tanggung jawab terhadap apa yang kita miliki. Hidup seerhana membetuk mindset kita untuk bisa berbaur dengan siapa saja. Hidup sederhana membuat kita untuk berfikir sederhana, masalah yang seakan-akan terlihat besar akan mudah mendapatkan sosuli karena tidak ingin rumit.

Hidup sederhana membuat kita tidak banyak mengeluarkan energi kepada barang-barang yang sebenarnya tidak kita perlukan. Hidup sederhana, melatih pikiran kita untuk berfikir lebih realitis, sederhana tanpa harus mempersulit situasi. Hidup sederhana membuat kita fokus memperhatikan kehidupan kit sendiri, sehingga kita lebih bisa mengenal siapa diri kita sebenarnya.

Bagaimana cara hidup sederhana?

Mulailah menggunakan pakaian atau barang yang kita perlukan saja, jauhi belanja implusif yang hanya memenuhi ruangan, akhirnya bawaannya stress, males karna melihat barang-barang yang bertumpukan dimana-mana.

Saya ingin sedikit bercerita, dulu saya adalah seorang mahasiwi yang belum paham bagaimana cara mengurangi barang-barang yang tidak saya perlukan, dulu saya suka menyimpan barang-barang yang menurut saya berharga, seperti kertas-kertas tulisan dari teman-teman saya, kertas ujian, dan barang-barang lainnya yang menurut saya penting dan akan saya perlukan suatu saat nanti. Lemari saya dipenuhi dengan baju-baju yang menurut saya akan saya pakai suatau hari nanti, padahal kenyataannya baju yang saya pakai itu-itu saja, rak-rak dipenuhi dengan barang-barang kecil dan kertas-kertas slip yang saya anggap sangat pnting nantinya, padahal kenyataannya tidak sama sekali. Saya hanya disibukkan denagn barang-barang itu karna setiap kali berantakan harus saya rapikan kembali. Huh, sesak rasanya.

Pada tahun 2019 bulan november saya mulai untuk mengubah pola hidup saya, saya jumpa beberapa buku yang membahas tentang menyedikitkan barang membuat kita lebih bahagia dari pada orang yang mempunyai banyak barang. Saya mulai mengeluarkan beberapa barang yang memang sama sekali tidak penting bagi saya, bulan selanjutnya saya mulai mengeluarkan barang-barang yang menurut saya ini dibutuhkan, namun sebenarnya sama sekali tidak pernah dipakai. Saya mulai tidak lagi meSedikit demi sedikit, namun pasti saya mulai hidup dengan barang yang memang benar-benar saya butuhkan.

Hidup sederhana dikaitkan dengan hidup minimalis, kata minimalis ini dicetus dari orang-orang jepang yang memilih hidup untuk sederhana, hidup yang diajarkan oleh Rasulullah sejak 1400 tahun lebih yang lalu. Coba kita lihat sedikit bagaimana kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya, memilih hidup dengan sangat sederhana, apakah mereka miskin? Apakah mereka tidak ada uang? No, banyak dari mereka orang-orang yang sangat kaya, namun memilih hidup dengan sederhana, mantap bukan? Seharusnya seorang Rasul Allah, orang yang paling mulia di dunia dan di akhirat pantas memiliki kemewahan yang berimpah, hidup dengan penuh kemewahan. Namun, Rasulullah lebih memilih tidur dengan pelepah kurma dibandingkan dengan kasur. Namun bukan berati di era kita yang sekarang kita juga harus tidur dipelepah kurma, bukan itu nilai yang terkandung disni, namun makna yang terkandung disini Rasulullah mengajarkan kepada kita bahwa hidup sederhana merupakan hidup yang paling baik dibandingkan dengan hidup penuh kemewahan.

 

Nah, selain menyederhanakan barang saya mulai menyederhanakan apa yang saya konsumsi untuk tubuh saya, mulai berusaha untuk meninggalkan makanan-makanan yang tidak sehat dan beralih ke makanan yang dapat menutrisi tubuh dengan baik. Namun, tentunya hal ini tidak mudah. Dibutuhkan banyak pengetahuan-pengetahuan tujuan mengkonsumsi makanan sehat agar bisa termotifasi dan tidak mudah terpengaruh.

Dengan menyederhanakan hidup rasanya saya menemukan bahagia ketika fisik saya bebas melakukan sesuatu tidak dibebankan oleh barang-barang yang harus saya urus setiap harinya, lega rasanya ketika harus mengurusi sedikit barang dan tidak dibebani dengan  barang yang bertumpukan disetiap sudut rumah. Kemudian ketika mau kemana-mana saya gak harus ribet bawa pakaian 2 koper padahal hanya nginap 2 hari saja hehe.

Dengan hidup sederhana saya bisa bertangung jawab atas apa yang saya miliki, karna barang saya hanya sedikit jadi mudah untuk diurusi. Saya memakai pakaian yang menurut saya masih layak pakai, yang penting bersih, wangi, dan sederhana. Lega rasanya...

Dengan hidup sederhana kita lebih punya banyak waktu dan energi, dari pada terus-terusan membereskan berang-barang yang bertumpuk akhirnya stress. Semakin kita memiliki banyak ruang semakin banyak kita bisa menikmti hal-hal yang berharga dalam hidup kita, bisa ada waktu dengan orang yang kita cintai dll.

Selain menyederhanakan barang, pikiran juga harus disederhanakan. Jauhi pemikiran-pemikiran yang toxic, pemikiran yang membuat kamu terus-terus merasa bersalah dan tidak dihargai, berdamailah dengan diri sendiri, tidak perlu terus-terusan menganggap diri tidak sempurna, seharusnya cinta diri lebih diutamakan dibandingkan dengan cinta orang lain. Maafkan kesalahan masa lalu, tidak ada manusia yang sempurna. Ikhlaskanlah, beri kesempatan untuk masa dapan, dengan mempergunakan waktu dengan bijak di masa sekarang. Singkirkan orang-orang beracun dalam hidup kita, jangan takut untuk menjaga jarak dari orang-orang yang merusak mental kita, dan jangan sungkan untuk mengatakan “tidak” kepada apa yang tidak membuat kamu bahagia. jaga hubungan kepada mereka yang memebuat anda maju, jalani relasi pertemanan yang sehat,

Sering-seringlah selfthogh dalam diri sendiri secara realistis, berikan apreasi sekacil apapun itu, jika kamu dengan mudahnya memberikan sesuatu kepada orang lain atas pencapaiannya, mengapa masih enggan mengapresiasikan diri kepada diri sendiri. Jangan terlalu keras terhadap diri kamu sendiri, memang ada wkatunya kita tegas dan keras pada diri sendiri tujaun untuk membuat diri kita lebih baik lagi, namun jangan lupa kalau diri kita juga butuh kelembutan. Mengapa masih enggan cinta diri padahal diri kamu sendirlah yang berusaha melakukan apapun yang kamu inginkan.  

Selain itu hidup sederhana membuat kita bisa mengatur keuangan dengan bijak, uang yang biasa dihamburkan untuk hal-hal yang tidak perlu bisa ditabung, mulailah untuk menabung, belilah sesuatu yang kamu butuhkan saja. Bedakan barang yang bena-benar dibutuhkan dengan barang yang hanya keinginan hawa nafsu saja, caranya mudah kok. Saya sudh coba tips ini, misalnya kita mau membeli jam yang menarik perhatian kita disebuah toko, belum lagi diskon 50% nya hehe, coba tunggu minimal 1 minggu. Pikirkan apakah saya benar-benar membutuhkan jam itu atau hanya keinginan saja dan tergiur harga diskon, padahal jam dilemari sudh banyak, nah, cara ini ampuh agar kita lebih bijak dalam mengeola uang.

Dengan hidup sederhana kita bisa bertanggung jawab dengan barang yang kita milliki dengan cara menjaganya dan merawatnya

Pakailah sesuatu sampai benar-benar habis baru beli yang lain

Saya sebagai seorng wanita paham betul bahwa wanita sangat susah melihat diskon yang ada ditv, majalah atau dimal-mal. Rasanya tidak mau melewatkan kesmpatam beberlanja saat diskon, iya benar tidak ada yang salah dnegan itu, bahkan itu salah satu trik baik untuk ibu-ibu dirumah, bisa hemat beli satu dapat satu, jadi dua deh. Tpi tunggu dulu, diskon itu meguras keuangan lo? Lah kenapa? Bukannya itu dunianya wanita bisa berbelanja dnegna hrga yang murh, nah itu hanya trik marketing saja. Eh-eh bukan itu yang mau saya bahasa mksndya jika kita membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan namun karena diskon yang sangat menggiurkan sedikit demi sedikit membuat kita kekurangan yang seharusnya uang bisa dialokasikan ke hal lain jadinya harus beli barnag yang sama sekali tidak kita butuhkan.

Dengan hidup sederhana kita bisa menghargai wkatu, sesuatu yang sangat berharga dalam hidup kita, dari pada terus menggosok, nyuci baju dengan tumpukan pakaian lebih banyak dan hal-hal lainnya. Lebih baik kita hidup dengan barang-barng yang sedikit, gk capek deh dari pad harus ngosok nyuci dall. Jadi puny banyak waktu santai-santai, nulis, membaca, ibadah laungin waktu untuk orng yang kita cintai. Lega rasanya. Ingat! Siapapun yang tidak ada waktu 2/3 untuk dirinya sendiri maka ia sama seperti budak, siapapun ia, mau ia seorang ibu rumah tangga, polisi, doktor, pejabat dll. Jadi ya itu pilihan kamu sendiri mau hidup sederhana atau sebaliknya?

 

Ada Filsuf yang mengatakan: “Memang menyenangkan bisa menjdi orang yang luar biasa, bisa menikmati kemewahan dan ketenaran, namun pada akhirnya pencapaian terbesar seseorang adalah menjadi orang yang waras, bahagia, dan bajik demi hidup yag lebih panjang dan damai. Memang betul ada kebahagian dalam kesederhanaan saya percaya itu, bagaimana dengan anda?

 

Sabtu, 16 Juli 2022

Mengapa Syarat Masuk Islam harus dengan Bersyahadat bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad adalah Utusan Allah?


Maksud dari kalimat Laailahaillallah dan Muhammadurrasulullah adalah sebuah syarat diterimanya ibadah. Kalimat asyhadualla laillahaillahllah bermakna bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Swt, dan kalimat ashaduanna muhammadarrasulullah bermakna "aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. 
Setelah seorang muslim mengucapkan kalimat tersebut, muncul sebuah pertanyaan: "Bagaimana cara saya beribadah kepada Allah? Maka jawabannya adalah:  dengan cara mengikuti bagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. 
Muslim tidak beribadah kecuali kepada Allah Swt semata, dan tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw. Itulah syarat diterima amal seseorang. Allah tidak menerima amal seseorang keculi jika ia beramal dengan penuh keikhlasan، menyembah Allah Swt yang satu dan beribadah sesuai syariat Nabi Muhammad Saw.
Allah berfirman dalam surat Ali-Imran ayat 31:
قُلۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تُحِبُّوۡنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوۡنِىۡ يُحۡبِبۡكُمُ اللّٰهُ وَيَغۡفِرۡ لَـكُمۡ ذُنُوۡبَكُمۡؕ‌ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ

Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Dan dalam surat An-Nisa ayat 80:
مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَ ۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًا ۗ

Barangsiapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barangsiapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Allah tidak menerima ibadah kecuali ibadah yang dilakukan sesuai dengan syariat Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda: 
صلوا كما رأيتموني أصلي
رواه البخاري في صحيحه، ج١ ص٢٢٦، وغيره

"Shalatlah kalian sebagimana kalian melihatku shalat".

Dan rasulullah Saw juga bersabda:
"خذوا عني مناسككم" 
رواه أحمد في مسنده، ج٣ ص٣١٨، ومسلم في صحيحه،  ، ج٢ ص٩٤٣، والبيهقي في الكبري، ٥ ص١٢٥، واللفظ له.

"Ambillah manasik kalian dariku".

Inilah makna kalimat tauhid lailahaillahllah dan sayyidina muhammad rasulullah . Wallahhuta'ala Yang Maha Tinggi dan Maha Mengetahui. 

Note:
Terjemahan Kitab Fatawa An-Nisa (Fatawa wa Ahkamu Lilmarah Al-Muslimah) karya Syaikh Ali Jumah




Selasa, 05 Juli 2022

KARENA DIA MENDERITA ALZHEIMER


Bapak ini berusia 85 tahun dan bersikeras untuk menggandeng tangan istinya kemanapun mereka pergi. Saat ku tanya mengapa istrinya selalu memalingkan muka, beliau menjawab, "karena dia menderita Alzheimer." Aku kembali bertanya, "kalau tidak digandeng, apa istri bapak akan cemas?" Beliau kemudian menjawab, "dia tidak ingat apa-apa, dia tidak tau lagi siapa aku. Dia sudah tidak mengenaliku selama bertahun-tahun." Terkejut, ku pun berkata "dan bapak tetap menuntun istri bapak setiap hari walaupun istri bapak tidak mengenali bapak?" Bapak-bapak tersebut tersenyum dan menatap mataku seraya berkata, "dia boleh saja tidak tau siapa aku, tapi aku tau siapa dia, dan dia adalah cinta dalam hidupku."

Sumber: Quora



HARUS KUAT!

Dunia itu kejam, mau tidak mau kita sudah ada didunia. Yang harus kamu lakukan adalah terus belajar dan baerusah untuk menghadapi duni yang kejam ini.
Mau tidak mau, suka tidak suka dunia menganggap hina orang yang lemah, oleh karena itu bersikaplah kuat. Apapun itu. Mau kamu dapat masalah sebesar gunung, dunia tidak pernah mau tahu, yang dunia tahu adalah kamu seorng manusia yang harus menyesuaikan smua apa yang diinginkan oleh dunia. 
Kamu harus kuat, harus bisa berdiri dikaki sendiri, jangan nangis, jangan lelah, dunia gk akan mau tahu itu. Belajarlah banyak hal dan berusahalah, lupakan ambisi yg terllau berlebihan sehingga membuat kamu tidak bisa mnjalani hari demi hari didunia dngam baik. Yang kamu harus lakukan adalah berusaha saja dan berdoa. Selebihnya biarkan Yang Maha Kuasa mengatur jalan hidupnya.

Minggu, 03 Juli 2022

Orang Seperti Apa yang Ingin Kamu Nikahi suatu saat nanti? Mengapa?

Saya pernah membaca sebuah jawaban di quora yang mengatakan: 

"Marry someone you can talk with" Karena kelak saat kita tua dan badan kita sudah tidak mampu lagi melakukan banyak hal, satu satunya yang akan kita lakukan adah berbincang bersamanya. Saya sangat terkesan dengan jawaban quora itu.

Saya selalu berpikir kelak saat pulang kerja akan banyak sekali pikiran dan cerita yang ada di kepala saya, kemudian saya akan melompat ke kasur, menceritakan semuanya pada suami saya hingga mulut saya berbusa, saya ingin suami saya bisa mrnanggapi dengan cukup antusias, tapi tidak ramai sendiri juga, antusias namun tenang, mau sabar mendengarkan, sambil tersenyum, kemudian di akhir saat saya sudah berbicara terlalu panjang dia bisa mendiamkan saya dengan cara memeluk saya, memeluk hangat, saya akan meleleh ditubuhnya.

Selain itu saya ingin suami yang bisa saya jadikan sahabat, teman bercerita apapun, karna kelak semua akan meninggalkan kita, kita hanya akan berdua menua bersama, bangun dan tidur disebelah sahabat anda, kerap bertengkar namun tahu saling menyayangi satu sama lain, bisa mencaci namun tetap diakhiri kalimat "but i love you"

That kind of love will fill you with joy and excitement each day❤ That kind of person yang jadi bukti bahwa semua yang terjadi sekarang untuk sesuatu yang paling baik di depan, that kind of person yang each time kita lihat matanya, kita tau "he love me, and everything will be okay".




Sabtu, 02 Juli 2022

Bagaimana Caranya Memenangkan Adu Argumen dengan Orang yang Tidak Akan pernah mengakui kalau dia salah?

Keledai dan Harimau

Keledai memberitahu Harimau : "Rumputnya biru".

Harimau itu menjawab : "Tidak, rumputnya hijau".

Diskusi menjadi panas, dan keduanya pun memutuskan untuk menyerahkan masalah ini kepada Singa, sang Raja Hutan.

Sebelum mencapai tempat terbuka di Hutan dimana Singa duduk diatas singgasananya, keledai itu mulai meringkik: "Yang Mulia, apakah benar rumput itu berwarna biru?".

Singa menjawab: "Benar, rumputnya berwarna biru".

Keledai Bergegas maju dan melanjutkan: "Harimau itu tidak setuju dengan saya dan bertentangan dengan saya dan mengganggu saya, tolong hukum dia".

Raja kemudian mengatakan: "Harimau akan dihukum dengan hukuman 5 tahun tidak bersuara".

Keledai itu meloncat kegirangan dan melanjutkan jalannya, dengan puas dan mengulangi: "Rumput itu biru".

Harimau menerima hukumannya, tetapi dia bertanya kepada sang Raja Singa: "Yang Mulia, mengapa anda menghukum saya, padahal rumputnya berwarna hijau?"

Singa menjawab: "Sebenarnya, rumput itu hijau".

Harimau itu bertanya: "Jadi mengapa anda menghukumku?".

Singa menjawab: "Hukuman itu tidak ada hubungannya dengan pertanyaan apakah rumput itu berwarna biru atau hijau. Hukumannya adalah karena kamu, makhluk pemberani, juga cerdas, membuang waktu berdebat dengan keledai, lalu menggangguku dengan pertanyaan konyol.

Repost Quora


هدية إليك


Alazhar adalah salah satu tempat yang paling nyaman untuk belajar, mengaji, merenung, melamun dan berbagai hal lainnya hehhe. Apalagi tidur, tapi jangan terkejut kalau dibangunin sama petugasnya dengan nada yang bisa membuat ruh tidak masuk lagi ke tubuh wkwk. 
Aku duduk dibarisan kedua dari depan, sambil ngelamun aja. Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu bercadar menghampiriku dari belakang kemudian meletakkan plastik putih besar berisi sesuatu didepanku, aku kira ibunya mau diminta tolong untuk titipkan barangnya, dan aku melihat kearahnya kemudian ia mengatakan "هدية إليك"، aku tidak terlalu mendengarnya kemudian ia mrngulanginya "هدية إليك"، kemudian aku melihat kearah plastik terebut ada kitab, "هدية إلي؟ aku bertanya lagi padanya untuk menegaskan apakah benar ini untukku, kemudian ia mengganggul aku menyalaminya mengatakan jazakumullah khairan, ia tidak berkata banyak kemudian ia langsung pergi ke saf pertama sebelah ujung dan shalat dua rakaat. 
Aku melihat kitab yang sangat tebal ini, berjudul "بداية المجتهد ونهاية المقتصد" karangan Imam Ibnu Rusyd, wah ini adalah salah satu kitab terbaik dalam masalah perbandingan mazhab dalam fiqih, semoga kitab ini menjadi sadaqah jariyah ibu tersebut. Beginilah warga-warga di Mesir, mereka sangat suka berbagi kepada para pelajar wafidin karena mereka tahu bagaimana ganjaran pahala yang didapatkan jika bersedekah, semoga kita juga bisa menjadi orang yang banyak berbagi untuk orang banyak aminn. 

#foto diatas hanya sebagai pemanis

RAMADAN PERTAMA DI MESIR

Tidak terasa bulan ramadan kembali hadir, bulan paling istimewa bagi umat muslim diseluruh dunia. Kali ini pengalaman saya tentu berbeda, merasakan ramadan pertama kalinya di negeri para anbiya, negeri para Nabi, yaitu Mesir. Mesir merupakan salah satu negara tertua di dunia yang menyimpan banyak sejarah dan keunikan. Sebelum ramadan tiba, masyarakat Mesir menyambut bulan ramadan dengan penuh kemeriahan. Masyarakat Mesir menghiasi gang-gang, pertokoan, dan rumah dengan pernak–pernik, dan lentera yang disebut dengan tradisi Fanous. Tradisi Fanous merupakan salah satu ciri khas ramadhan di Mesir yang tidak hanya sebagai hiasan belaka, namun juga sebagai salah satu simbol kebahagiaan menyambut bulan suci Ramadan. Melihat keindahan Fanous yang digantungkan disetiap tempat, membuat saya begitu bahagia dan ikut merasakan tradisi masyarakat Mesir dalam menyambut bulan ramadan yang mulia ini. Masyarakat Mesir juga memeriahkan jalanan, pasar, dan mesjid-mesjid ketika ramadan tiba, bercengkrama dengan keluarga dan teman-teman, mengucapkan ucapan selamat ramadan, memberikan hadiah seperti gantungan kunci, Al-Quran, makanan, dan hadiah-hadiah lainnya.

Ramadan di Mesir menjadi sebuah tantangan baru bagi diri saya. Biasanya di Indonesia kita hanya berpuasa 14 jam sehari dengan cuaca yang stabil. Tapi, di Mesir saya ditantang untuk berpuasa kurang lebih 16-18 jam perhari, dengan suhu panas diatas 40 derajat. Saya yang baru beradaptasi dengan musim panas di Mesir harus bisa melatih diri, tidak hanya melatih diri dari segi lapar dan dahaga, namun harus bisa melatih diri untuk bersabar menghadapi cuaca panas yang sangat ekstrim. Belum lagi kesabaran diuji saat diluar rumah, seperti menunggu Tremco (salah satu nama mini bus di Mesir) yang bahkan memakan waktu 5-10 menit atau lebih, berdesakan di dalam bus sambil menikmati hawa panas yang menusuk selama 15-30 menit perjalanan ke Darasah yaitu salah satu tempat favorit bagi para pelajar, karena disana pusatnya belajar agama dan tempat berdirinya mesjid Al-Azhar Syarief.  Selama dalam perjalanan menuju Darasah, kesabaran diuji lagi dengan penumpang yang penuh dan berdesakan, ditambah cuaca panas yang sangat membara, ditambah dengan balapan supir Tremco yang membuat senam jantung. Namun, penumpang tetap konsisten membaca Alquran dan berzikir, lantunan ayat suci Al-Quran yang terdengar disepanjang perjalanan, menjadi penghibur dari ujian ini.

Sesampainya di Darasah, saya melihat beberapa toko kecil yang menjual berbagai aneka jus yang dikemas dalam botol berukuran sedang. Biasanya jus hanya dikemas dalam botol biasa, namun berbeda saat bulan ramadan, minuman jus dikemas khusus dalam botol aqua. Minuman ini menjadi salah satu minuman penyegar saat berbuka puasa.  


Keunikan lain dari Mesir saat ramadan yaitu menyajikan makanan kepada orang yang berpuasa. Disepanjang jalan akan kita temui meja dan kursi panjang yang telah dihidangkan makanan dan minuman berbuka puasa, masyarakat Mesir menyebutnya maidaturrahman atau hidangan dari Tuhan Yang Maha Pengasih. Semua muslim dari berbagai latar belakang yang berbeda berkumpul disatu meja makan yang dihiasi dengan lentera cantik, menikmati hidangan yang telah disediakan sambil diringi dengan canda dan tawa. Maidaturramah salah satu tradisi Mesir untuk menguatkan ikatan tali persaudaraan antar muslim diseluruh penjuru dunia.


Setelah berbuka puasa saya menuju ke mesjid Al-Azhar, mesjid yang sangat bersejarah bagi umat muslim di seluruh dunia. Ramai pengunjung datang untuk melaksanakan shalat insya dan terawih bersama. Ruwaq atau tiang Al-Azhar dipenuhi dengan para jamaah yang sedang membaca Alquran, berzikir, dan melaksanakan shalat sunnah sambil menunggu azan insya berkumandang. Ada juga yang sedang bercengkrama, mengabadikan momen dengan foto bersama. Saya yang baru pertama kalinya merasakan shalat tarawih di Al-Azhar merasakan keindahan yang sangat luar biasa karena Imam membacakan Alquran sesuai dengan hari ramadannya, jika ramadan pertama maka Imam akan membaca juz pertama, dan begitu seterusnya. Ditambah dengan qiraat yang berbeda-beda. Di Mesir umumnya shalat tarawih dilaksanakan hanya delapan rakaat ditambah dengan 3 rakaat witir, berbeda dengan Indonesia yang umumnya dua puluh tiga rakaat, namun jumlah rakaat bukan menjadi salah satu hal yang perlu diperselisihkan yang terpenting keikhlasan dalam menjalankannya. Setelah melaksanakan shalat tarawih masyarakat kembali menjalankan aktifitasnya masing-masing.

Saat tiba waktu sahur masyarakat Mesir membangunkan warga dengan cara memukul suatu benda atau membunyikan sesuatu. Saya yang masih beradaptasi dengan musim panas yang waktu malamnya lebih singkat masih susah untuk bangun sahur karena jam setengah empat di Mesir sudah Imsak. Matahari di Mesir saat musim panas terbit di jam lima pagi, tentu sangat berbeda dengan waktu di Indonesia. Setelah subuh biasanya saya belum melakukan kegiatan diluar rumah karena pada umumnya masyarakat mesir melakukan kegiatan saat tiba waktu zuhur.

Keunikan ramadan di Mesir tidak hanya sekedar keunikan belaka, namun memiliki nilai-nilai yang sangat mendalam yang terkandung disetiap keunikannya. Inilah pengalaman pertama kali saya merasakan indahnya ramadan di Negeri Anbiya, Mesir dengan keunikan yang begitu luar biasa. 

SEMOGA BERMANFAAT.

WASALAM.

Kisah Ramadhan

         28 April 22
        Sore yang begitu hangat, Aku, Nuzulia, dan Desi duduk di depan pintu pagar mesjid Al-Azhar sambil menikmati suasana ramainya pengunjung yang sedang menunggu dibukanya gerbang Al-Azhar. Ada yang sambil membaca Alquran, bercengkrama, dan lainnya. Aku duduk di teras depan pintu, disampingku duduk seorang lelaki separuh baya, mungkin seusia ayahku. Aku melihat kearahnya, ia seperti sedang membaca sesuatu di handphonenya, aku melirik sedikit ternyata ia sedang membaca Alquran lewat aplikasi, ah orang Mesir mereka selalu saja berlomba-lomba dalam beribadah dibulan suci ini. Bukan sesuatu yang asing jika disepanjang jalan dan gang-gang kecil dijumpai orang yang sibuk dengan Alqurannya. 
.
        Tiba-tiba lelaki separuh baya tersebut melihat ke arahku sambil mengelurkan beberapa Isy (roti makanan pokok orang Mesir) yang ada di dalam tas kecilnya. Ia memberikan kepadaku tiga Isy dan mengisyaratkan kepadaku untuk membagikan beberapa Isy lagi kepada yang lain, aku bagikan semuanya ke orang-orang disekitar. Aku duduk lagi disampingnya, tiba-tiba beliau mengambil lagi sesuatu yang ada di tas kecilnya, ia mengambil sebuah bungkusan berisi kurma manis dan meyuruhku untuk membagikannya lagi. Ku bagikan satu persatu kepada jamaah yang duduk didepan pagar Azhar, ada yang dengan senang hati mengambilnya dan ada juga yang menolak dengan sopan karena mungkin tidak ada tempat untuk disimpan apalagi waktu berbuka masih lama.
.
        Setelah sebagian kurmanya habis aku duduk kembali ditempat semula, tapi lelaki separuh baya itu tidak ada lagi. Akhirnya ku masukkan sisa kurma yang tadi untuk dibagikan di dalam saja ketika berbuka puasa. Beberpa menit kemudian beliau datang lagi sambil menanyakan apakah aku sudah membagikan semuanya ke orang-orang? "sudah" jawabku, walaupun ada sisa sedikit yang belum ku bagikan. kemudian ia memberikan ku sebuah tasbih cantik berwarna coklat, sebagai hadiah untukku sambil mengatakan "haza ilaiki, jazakumullahhukhairan", "syukran jazilan ya ammu" jawabku, kemudian ia langsung pergi. 
.
        Aku tertegun... dengan penampilan yang sangat sederhana, sambil membawa tas putih kecil dan masker diwajahnya namun memancarkan ketulusan dari matanya. Allah lagi-lagi aku diberikan pelajaran yang sangat berharga, sekan-akan beliau sedang memberiku nasehat yang sangat baik, mengajarkanku tentang sedekah yang siapa saja bisa melakukannya tidak harus mereka yang bergelimang harta. Mungkin isy dan kurma tadi adalah makanan yang akan dibawa pulang untuk keluarganya namun ia berusaha untuk memberikan kepada orang lain apa yang ada pada dirinya. 



Cairo, Darasah, Mesjid Al-Azhar As-Syarief, 29 April 22

Tersulut Amarah

Disiang hari yang terik, angin luar yang sangat panas ditambah dengan berdesakan penumpang didalam tremko, aku duduk di samping jendela, didekatku seorang wanita mesir, tremko melaju ke arah jamiah 
penumpang tentunya, sebelum sampai ke jamiah ada seorang penumpang laki-laki yang naik kedelam tremko, tremko melaju lagi. Aku menutup jendela mobil karena hawa panas yang begitu membara, padatnya penduduk mesir ditmabah dengan suara klekson yang terdengar pekik ditelinga. Sabar diatas kesabaran. Tiba-tiba suara keras dari tremko, perdebatan antara supir tremko dan salah satu penumpang, aku tidk tahu masalahnya apa. Yang intinya mereka beradu mulut dengan suara yang sangat besar, untung ada seorng bapak tua yang berdiri ditengah dengan mendamaikan mereka, aku melongo melihat perdebatan orang mesir, jantungku berdetak, ada rasa takut. Hampir saja mereka ingin berkelahi dengan main tangan, namun sekuat tenaga smbil mengucapkan "allahhumma shalli ala sayyidina muhammad oleh bapak seperuh baya itu", amarah mefeka tiba-tiba reda. Seketika itu penumpang dan supir itu menjauh, selang bebrpa detik penumpang itu mendekati lagi supirnya namun dengan raut wajah yang berbeda, begitu pula supirnya. Aku tercengang "loh kok bisa?" Yang tdinya sekan2 sepetti dua harimau yang saling bertngkat tiba2 jadi sepetti dua ekor kelinci  duh, bikin trauma aja. Org indo yg lain udh pada elus2 dada ni. Saya apalagi😅

MUSLIM MUST HAVE A TRIP

Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ...