Setelah seorang muslim mengucapkan kalimat tersebut, muncul sebuah pertanyaan: "Bagaimana cara saya beribadah kepada Allah? Maka jawabannya adalah: dengan cara mengikuti bagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw.
Muslim tidak beribadah kecuali kepada Allah Swt semata, dan tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw. Itulah syarat diterima amal seseorang. Allah tidak menerima amal seseorang keculi jika ia beramal dengan penuh keikhlasan، menyembah Allah Swt yang satu dan beribadah sesuai syariat Nabi Muhammad Saw.
Allah berfirman dalam surat Ali-Imran ayat 31:
قُلۡ اِنۡ كُنۡتُمۡ تُحِبُّوۡنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوۡنِىۡ يُحۡبِبۡكُمُ اللّٰهُ وَيَغۡفِرۡ لَـكُمۡ ذُنُوۡبَكُمۡؕ وَاللّٰهُ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ
Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Dan dalam surat An-Nisa ayat 80:
مَنْ يُّطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ اَطَاعَ اللّٰهَ ۚ وَمَنْ تَوَلّٰى فَمَآ اَرْسَلْنٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيْظًا ۗ
Barangsiapa menaati Rasul (Muhammad), maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barangsiapa berpaling (dari ketaatan itu), maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka.
Sebagaimana kita ketahui bahwa Allah tidak menerima ibadah kecuali ibadah yang dilakukan sesuai dengan syariat Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana Rasulullah Saw bersabda:
صلوا كما رأيتموني أصلي
رواه البخاري في صحيحه، ج١ ص٢٢٦، وغيره
"Shalatlah kalian sebagimana kalian melihatku shalat".
Dan rasulullah Saw juga bersabda:
"خذوا عني مناسككم"
رواه أحمد في مسنده، ج٣ ص٣١٨، ومسلم في صحيحه، ، ج٢ ص٩٤٣، والبيهقي في الكبري، ٥ ص١٢٥، واللفظ له.
"Ambillah manasik kalian dariku".
Inilah makna kalimat tauhid lailahaillahllah dan sayyidina muhammad rasulullah . Wallahhuta'ala Yang Maha Tinggi dan Maha Mengetahui.
Note:
Terjemahan Kitab Fatawa An-Nisa (Fatawa wa Ahkamu Lilmarah Al-Muslimah) karya Syaikh Ali Jumah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar