Saya merasa bahagia, apalagi saat mereka mendoakan saya dengan begitu tulusnya. Panjatan doa yang dengan mudahnya keluar dari mulut mereka. Mata mereka memancarkan kebahagian padahal uang yang saya berikan hanya beberapa recehan yang mungkin tidak besar nilainya, tapi mereka bisa sebahagia itu. Dengan memberi, saya juga merasa bersyukur atas apa yang Allah berikan ke saya sampai detik ini. Alhamdulillah
Jumat, 09 September 2022
Apa Manfaat Langsung yang Kamu Rasakan setelah bersedekah?
Apa yang dapat dilakukan seseorang saat merasa dirinya bukan siapa-siapa?
Hai, lagi sedih ya?
Lagi insecure?
Merasa diri tidak berguna dan belum menjadi apa-apa saat ini. Perasaan ini muncul saat mulai membandingkan diri dengan pencapaian orang lain yang kelihatannya sangat mulus, impian-impian mereka dengan mudahnya tercapai, sedangkan kamu masih terus berusaha keras dan berharap suatu hari nanti kamu juga bisa seperti mereka.
Kadang menganggap "mengapa Allah menciptakan saya?, padahal saya tidak berguna untuk orang lain.
Hai...
Dengarkan saya, untuk membuat hidup lebih berguna gak selalu harus menuruti kriteria yang dibuat oleh manusia. Misalkan kamu akan dianggap berguna jika kamu sukses dalam karirmu, kaya raya, menjadi miliader diusia muda, bisa kuliah dikampus favorite, bisa naik jabatan, bisa menikah, dan sebagainya.
Allah menciptakan kita tentu ada tujuannya, tidak mungkin kamu diciptakan dengan bentuk yang begitu sempurna tidak ada tujuan didunia ini?
Mungkin kesuksesaan yang dikriteriakan oleh manusia tidak bisa kamu miliki, namun sesuap nasi yang kamu berikan untuk orang yang kelaparan bukankah itu maknanya kamu berguna?, saat senyuman yang kamu berikan bisa membuat orang lain bahagia dan merasa disayangi bukankah itu pertanda kamu orang yang berguna?
Kebaikan-kebaikan kecil yang kamu anggap tidak berguna bisa jadi itu berdampak besar bagi orang lain.
.
Kesuksesan itu tidak selalu tentang siapa yang kalah atau menang, tapi tentang siapa yang bisa bersyukur dan bahagia atas apa yang dimiliki sekarang. Bisa menerima diri atas kekurangan dan menjadikan kekurangannya sebagai kelebihan.
Konsep kebaikan seseorang sering tidak masuk akal, mereka bilang kebaikan pasti disambut tepuk tangan dunia, nyatanya mengharap balasan hanya berbuah kecewa, kebaikan memang tidak bisa berlandaskan alasan karena manusia, pasti nanti putus asa. Bukan pujian, riuh tepuk tangan, bahkan uluran tangan...
Kebaikan harus berjalan diatas alasan yang lebih mulia yaitu yakin bahwa Allah Swt pasti menyaksikan, dan itu sudah cukup. Tidak peduli dampaknya ada atau sia-sia, kebaikan tidak akan pernah berdusta. Kelak manfaatnya bertemu pada tujuannya, sebelum kamu tahu siapa ataupun berapa. InsyaAllah niatmu tidak akan pernah sia-sia.
Salam cinta
Dhira๐
Semangat ya :)
Selasa, 06 September 2022
Hampir Saja!
29 agustus 2022
Hari senin dimana ada jadwal ruaq Azhar, jam 1 siang aku langsung bergegas menuju darasah karena ingin menyetorkan hafalan quran di markaz syaikh Nabil, setelah setoran Al-Quran aku langsung menuju Azhar sambil berjalan terburu-buru karena jika telat tentu tidak ada lagi tempat dibarisan depan. Setelah sampai di Azhar aku langsung bergegas masuk kedalam mesjid sambil berlari agar bisa duduk dibarisan depan, tapi orang Mesir tentu sudah lebih cepat dariku, ku lihat ruaq sudah dipenuhi setengah orang, aku duduk dibelakang tidak masalah yang penting masih nampak syaikhnya, ketika aku inigin duduk ada seorong dibagian barisan depan memanggilku ya, maryam seorng wanita mesir yang sangat ramah, kami berkenalan minggu lalu dan ia telah menyipkan tempat duduk untukku dibarisan depan, alhamdulilah sekali disana juga sudah ada beberpa wanita mesir lainnya, aya dan aminah juga kami berkenalan kamis lalu namun mereka sngat ramah dan mudah akrab. teman duduk dismping maryam menawarkanku roti "turid?" sambil memberikan aku roti pino panjang berisi daging ayam yang sudah digoreng nuget, aku menerimanaya, karena budaya kita indonesia tentu tidak enak jika tidak menerima pembeian dari orang yang memberi. "ismuhu eih tanyaku, maryam lansng menjab baneh. ah iya sperti sndwich. setelah itu kami mengikuti muhadarah para masyaikh, dengan maddah tauhid, alquran dan fiqih, ada bebrpa syaikh mengunakan bahasa ammiyah ketika menjelaskan sehingga susah untuk ku memahminya, namun temman-teman ku dari mesir menjlkskan sedikit dmei sedkit unutk ku. setelah itu kami pun puang ke rumah masing-maaisng mereka tingagl di giza, aku yang menuju mahatah sabi' ditemani aya teman mesirku, namun tidak sampai ke mahatah darasah karena ia pulang menaiki bus yang sudh menunggu di dalam kampus azhar banin. setelah berpamitan, aku menyebrang ke jalan sebelah kiri, aku berdiri didekat pembatasan antara jalan sbelah kiri dan kanan, jalan sangat macet malam ini, aku berhati-hati mneyberang sambil mengisyaratkan tangan dengan cara jari-jariku semua kusatukan, beberap mobil membiaran kau lewat, aku berlari agar bisa mnyebrang secepatnya tiba-tiba datang motor honda sebelah kananku melaju cepat, aku tidak nampak, tapi aku terus berlari, ketika berlari chitttttt bunyi kalkson honda yang membuat telingaku hampir pekak, pengendaranya berusaha berhent semaksimal mungkin dengan cara mengerem dan melepaskan kakiknya keaspal, chittt hampir saja, aku ketbrak, sedikit lagi, janjtungku hampir copot, pengendaranya sangat marah dengan bahasa ammiyahnya, aku memegangjantugku, kuucapkan maalesy krna ini memng saahku tidak lihat-kihat dulu, atpi sbnrnya mng tidak nampak krna tertutup dengan mbobil yang lain, smua og disepnjang jalan itu melihat ekatasku, ibu-ibupenjual tisu berbicaara kepadalku dengan nada kras tp tak ada stupun yang kupahami maksudnya. aku langsng pergi, krna takut mendnegar orng mesir marah, marahnya mereka labih membuatku takut dari pda kejadian tadi, hampir saja. ma'alesy ammu.
Senin, 05 September 2022
Apa saja cara paling efektif untuk melihat kepribadian sejati seseorang?
- Amati kebiasaan belanja mereka (pengeluaran). Apakah mereka menghabiskan uang untuk mengumpulkan momen atau benda? Orang-orang yang hanya menghabiskan uang untuk suatu barang akan selalu membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan, pemborosan, pelit dan tidak suka bertualang!
- Amati cara mereka memperlakukan orang di luar sana, misalnya pengemis, tunawisma, pelayan, petugas kebersihan, dll. Kamu dapat menggunakan ini untuk mengukur tingkat simpati dan empati mereka.
- Bagaimana mereka berbicara tentang orang lain, apakah mereka mengejek, meremehkan, dan bergosip tentang orang lain tersebut? Orang seperti itu tidak bisa dipercaya!
- Selama kesulitan dan tantangan dalam hidup, amati perilaku mereka. Apakah mereka tenang atau membiarkan emosi menguasai mereka? Baik orang tersebut memiliki kepercayaan diri atau kurang percaya diri!
- Kapan saja kamu berbicara dengan mereka: dapatkah mereka menjaga kontak mata atau apakah mereka menghindari kontak mata?
- Apakah kamu memiliki teman yang hanya mengingatmu saat dia membutuhkan bantuan? Ini adalah tanda bahwa orang tersebut tidak menghargai hubungan yang mendalam dan dia hanya "menggunakan" mu.
Repost from Quora
Sabtu, 03 September 2022
Satu Geneh
Satu geneh, atau kalau di Indonesia 100 rupiah. Uang dengan nilai kecil tapi bisa menghantui saya sepanjang malam. Kenapa?
Pada waktu itu saya biasa berbelanja buah dan sayuran di suuq sabi' (pasar) dekat imarah kami. Pada suatu hari saya pergi ke suuq untuk membeli buah, sayur dan lainnya. setelah memilih apa yang saya butuhkan saya pun meletakkan plastik yang berisi buah dan sayur ke alat timbangan untuk dihitung. setelah dihitung, total semuanya 21 geneh, saya mengeluarkan uang 50 geneh dari tas kecil saya dan saya berikan ke ammunya.
"dih, lausamaht"
ammunya mengambil sambil membuka laci penyimpanan uang untuk dikembalikan 29 geneh lagi kepada saya, kemudian kembali menutup laci dan memberikan sisa uang kembalian yang diletakkan dimeja sambil mengatakan "alayya geneh kamn, ta'udi gadan"
"eih?" aku kebingngan
"alayya geneh kaman" ia mengulangi lagi sambil mengisyaratkan angka satu pakai telunjuk tangan kananya.
"eih? astagfirullah"
"kenapa gk diikhlasin aja sih" pintaku dalam hati
Astagfirullah, mukaku datar, aku harus kembali lagi kesini besok hanya untuk mengembalikan uang satu geneh miliknya. Aku mengambil barang dan langsung pulang membawa barang belanjaanku.
...
Pernah disuatu hari saya belanja ditempat suuq yang sama utnuk membeli sayur dan buah, namun tidak ada uang kembalian akhirnya lagi dan lagi uang 2 geneh milik ammunya harus dikembalikan besok hari, karena tidak mau lagi kembali ke suuq saya langsung mencari fakkah di baalah dekat suuq. Setelah itu ku berikan kepada ammu penjaga suuqnya, ia tertawa karena ia tahu aku dari tadi mencari uang fakkah.
Kejadian seperti ini tidak hanya sekali, jadi kalau mau belanja harus siapkan uang fakkah.
...
Kemudian ada lagi cerita masalah satu geneh ketika aku pergi ke Alexandria, malam di alexandria aku dan temanku pergi keluar untuk menikmati indahnya suasana malam di Alexandria, kami memasuki sebuah toko yang menjual peralatan mandi untuk membeli sikat badan milik temanku, ketika membayar temanku menyuruh untuk pakai uang ku dulu karena ia tidak punya uang kecil, sikat badan tersebut dengan harga 11 le dan saya memberikan uang 20 le kembalian 9 le, kemudian ammunya memberikan 10 le, kemudian ia katakan "besok kembali lagi untuk mengembaikan satu geneh uang ammunya yang ziyadah", what? Kami harus ke alexandria hanya untuk mengembalikan uang satu geneh milik ammu? Yang benar saja ammu
Saya langsung menjawab "Musy mumkin ya amm, nahnu min qahira la nuud kaman ila haza makan ya amm."
Aku langsung mencari cari uang satu geneh di tas, berharap ada sisa uang satu geneh untuk mengembalikan uang miliknya.
Uang satu genah sangat berarti bukan? tentu, kalau ada hutang satu geneh yang belum dilunasi tentu akan diazab oleh Allah nanti di akhirat, apalagi ketika kita meninggal yang pertama kali diselesaikan ialah hutang si mayyat, bagaimana jika aku meninggal terus belum bayar uang satu geneh tentu ya pasti akan diminta pertangggng jawaban nanti sama Allah. Makanya pas aku lagi ada hutang ni 1 geneh atau lebih sma ammu-ammu di baalah atau suuq, pasti ku kabarkan ke teman sebelum tidur "kalau ana meninggal, tolong kasih uang satu geneh ke ammu ba'alah atau suuq dekat rumah ya." teman saya spontan ketawa hahahaha
.
oiya, kali ini ketika saya beli sesuatu dan uang saya kurang saya langsung bilang ke penjualnya "ikhlas tamam", kemudian penjualnya tertwa sambi mengatakan "ikhlas ikhlas" hahha
Langganan:
Postingan (Atom)
MUSLIM MUST HAVE A TRIP
Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ...
-
ุฏุนุงุก ููู ุงูุงู ุชุญุงู ุงูููู ุงูู ุชูููุช ุนููู ูุณูู ุช ุงู ุฑู ุงููู ูุง ู ูุฌุง ููุง ู ูุฌู ู ูู ุงูุง ุงููู ุฏุนุงุก ุนูุฏ ุงูุฏุฎูู ุงูู ูุงุนู ุงูุงู ุชุญุงู ุฑุจู ุงุฏุฎูู...
-
Hanya dengan satu kata, yaitu REALISTIS. 1. Saya fokus dengan apa yang membuat saya bahagia, bukan apa yang membuat oran...