Kamis, 30 Desember 2021

KENALILAH DIRIMU!


  Kita sebagi seorang muslim sejati harus mengenali bakat atau potensi yang telah Allah berikan. Lalu, manfaatkanlah sesuai dengan kodratnya masing-masing; baik itu dalam bentuk ilmu, amal ataupun pekerjaan. Kemudian menguasai bidang yang disukai dengan tekun dan istiqamah. Ingat! setiap orang bisa karena biasa. Mari sejenak kita melihat bagaimana kehidupan para sahabat Rasulullah, tentu kita akan mendapati bahwa setiap dari mereka memilki keunggulan di bidangnya masing-masing. Contohnya seperti Saydina Abu Bakar, r.a yang dikenal dengan pribadi yang adil, zuhud, ikhlas, dan jujur.  Saydina Umar bin Khattab, r.a dikenal dengan pribadi yang keras terhadap musuh-musuhnya dan adil dalam pemerintahannya. Saydina Utsman, r.a yang dikenal dengan seorang yang penyayang, selalu tahajud, sedekah, baik dengan sesama, pemalu dan lembut. Begitu juga Saydina Ali, a.r yang dikenal dengan seorang yang berani, tegas, bicaranya lembut, cerdas dan menguasai ilmu agama dengan baik. Begitu juga dengan sahabat Nabi yang lainnya mereka memiliki kelebihan dibidangnya masing-masing. 

        Maka pahamilah diri kita masing-masing dan tekunilah kemahiran, pengalaman, pekerjaan, dan kehidupan kita. Orang-orang yang istimewa dalam ilmu dan seni tidak hanya cukup belajar di sekolah formal, namun mereka juga harus belajar di sekolah kehidupan. Buku tentang cara berenang memang menguraikan cara-cara berenang yang baik, namun ia tidak dapat menjadikan orang yang tidak bisa berenang selamat dari tenggelam. Jalan keluar yang paling baik adalah turun ke sungai dan belajar langsung di dalamnya. Jangan pernah berfikir bahwa semua kesuksesan akan mendatangkan keuntungan materil yang melimpah di atas piring emas. Sebab, kemenangan terburuk adalah justru kemenangan yang diukur dengan keuntungan duniawi:

Kemenangan terburuk adalah kemenangan orang bodoh, 

yang mengukurnya dengan keuntungan hasil dagangannya.

Kesuksesan yang berharga adalah kesuksesan yang diraih dengan kerja keras, keringat, kesulitan, air mata, darah, bergadang, lelah, perjuangan dan pengorbanan. Imam Abu Thayyib berkata:

Kalau tidak ada kesulitan, semua manusia pasti bahagia. 

Kemuliaan itu dicari, keberanian itu butuh pengorbanan.

            Lihatlah orang-orang tidak akan mengasihi orang yang gagal. Sebaliknya, orang yang jatuh akan dibenci. Maka, ada pepatah mengatakan: 

Jika unta terjatuh, maka akan banyak pisau bermunculan

        Sudah menjadi tabiat manusia bahwa mereka menghormati orang yang berilmu, cerdas, berakhlak baik dan memiliki keunggulan. Namun ingat, jangan mencari perhatian manusia sehingga engkau mencari keunggulan agar engkau dihormati oleh manusia, tidak!! niat tersebut sangatlah hina. Belajarlah, berakhlak baiklah dengan niat karena Allah, engkau melakukan segalanya karena Allah bukan manusia, maka engkau akan terasa tentram. Tempuhlah jalan kesulitan dan kelelahan agar engkau sampai pada kesuksesan, 

Dan berjihadlah kamu dijalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya!. (QS. Al-Hajj:78)

        Jangan malas, lambat, menunda-nunda. dan hanya berangan-angan! karena smua itu adalah faktor-faktor kegagalan dan ciri-ciri mereka yang disebutkan allah dalam Alquran:

Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang. (At-Taubah: 87)

        Sesungguhnya Allah mencintai para pekerja keras dan membenci para pecundang. Roti yang paling enak adalah roti yang didapat dengan cucuran keringat. Tidur yang paling pulas adalah tidur karena kelelahan. Kenyang yang paling baik adalah kenyang yang didahului oleh rasa lapar. Bunga mawar tidak akan menebar wangi hingga ia mekar, dan sebongkah dupa tidak akan wangi hingga ia terbakar.

Kalau saja tidak karena nyala api, wangi dupa itu tidak akan tercium selamanya.

            Air yang tergenang akan berbau busuk dan berubah rasanya. Namun, jika mengalir ia akan jernih dan segar rasanya.

Jika engkau ingin mencapai kemuliaan dengan mudah tentu saja engkau harus merasakan sengatan lebah, maka bersegeralah sebelum engkau tutup usiamu, dan ingatlah bahwa tidak ada kata untuk istirahat siang dan malam, 

Jangan katakan : "Wahai anak muda, mari kita santai-santai saja, hidup di dunia cuma sekali, masih panjang jalannya. Renungkanlah, berapa banyak anak muda yang telah engkau kubur!!!.

Source: Dr. 'Aidh al-Qarni, Rahasia sukses orang-orang besar. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSLIM MUST HAVE A TRIP

Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ...