Menemukan kebahagian merupakan sebuah topik yang sangat sulit dan kompleks untuk dibahas, karena kebahagian bersifat subjectif, masing-masing orang memiliki tolak-ukur arti kebahagiaannya sendiri. Ketika kita melihat media sosial, banyak sekali orang-orang yang membagikan kebahagian yang mereka miliki, pencapaian atas prestasi yang telah mereka gapai, barang-barang bagus yang mereka memiliki, dan kebahagian lainnya yang belum pernah kita rasakan. Secara tidak sadar, kita akan beranggapan bahwa kebahagiaan itu bersyarat, kebahagiaan tidak bisa dicapai “sekarang”, tapi hanya bisa dicapai jika kita sudah memiliki sesuatu tersebut. Contohnya, “Mungkin saya akan bahagia jika saya memiliki rumah yang besar, mobil yang mewah, pendidikan yang tinggi, memiliki pasangan, dan impian-impian lainnya”. Pemikiran seperti ini menunjukkan kepada kita bahwa kebahagiaan itu bersumber dari sesuatu, seseorang tidak bisa bahagia jika ia belum mencapai atau memiliki seperti apa yang orang lain miliki dan pemikiran seperti ini tidak akan pernah ada habisnya, akan terus ada setiap saat.
Kita terus menuntut hidup
kita agar sama dan sesuai dengan ekspetasi orang lain sehingga akhirnya diri
kita sendiri yang akan jatuh dalam lubang kehancuran. Mungkin benar, kita tidak
selalu merasakan kebahagiaan, ada kalanya kita akan merasakan kesedihan dan keterpurukan. Namun, yang perlu digaris bawahi adalah bahwa kita tidak boleh terus menerus
merasakan kesedihan yang berlarut-larut hanya kerena membandingkan diri kita
dengan apa yang telah dicapai oleh orang lain dan sikap-sikap negatif lainnya. kebahagian berhak
didapatkan oleh semua orang, dan tentunya kebahagian itu datang dengan
beberapa cara yang perlu kita terapkan dalam diri kita sendiri, dan cara untuk
mendapatkannya bisa kita lakukan beberapa hal dibawah ini:
1. 1. Bersyukur
Ya, bersyukur atas apa yang kita mliki saat ini. Duduklah
sejenak ambil nafas lalu buanglah, kemudian lihatlah disekitarmu, orang-orang
yang sekarang bersamaimu, negara yang sedang kamu tinggali, rumah yang kamu
miliki, keluarga yang masih ada, makanan yang masih bisa kamu makan, anggota
tubuh yang masih berfungsi. Lihatlah itu, lalu katakan “Alhamdulillah” atas apa
yang kamu miliki saat ini. Bersyukurlah karena tidak semua orang seberuntung
itu, masih banyak orang yang membutuhkan oksigen untuk bernafas, yang
membutuhkan mata untuk melihat, yang membutuhkan sedikit saja makanan untuk
dimakan, yang membutukan kaki untuk berjalan. Lihatlah itu, lalu katakan pada
diri sndiri “Mengapa saya masih mengeluh?”. Mungkin kita belum memiliki pasangan,
namun kita masih diberikan teman-teman
dan keluarga yang mendukung setiap impian-impian kita. Mungkin kita
tidak mendapatkan kekayaan seperti orang lain, tapi ingat dibawah kita masih
ada orang yang untuk makan sehari-hari saja ia tidak punya uang untuk
membelinya. Ingat! Setiap hal yang kita keluhkan bisa jadi hal yang diimpikan
oleh orang lain. Fokus pada apa yang kita miliki saat ini dari pada memikirkan
sesuatu yang tidak kita miliki. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki hari
ini, hari ini adalah milik kita, sedangkan esok hari dan lusa adalah sesuatu hal
yang belum pasti. Ambillah manfaat sebanyak-banyaknya di hari ini, hari dimana
Allah masih memberikan kita kehidupan, rezeki, kesehatan dan anugerah
lainnya. “Alhmdulillah, alhmdulillah
thank you Allah”.
2. Berhenti memikirkan penilaian oranng lain
Seperti kata Miss Riana, ”Hidup Tuhan yang atur, kita yang jalani, tapi orang lain yang mengomentari”. Ya, seperti itulah hidup akan selalu ada orang-orang yang menyukai dan yang tidak menyukai kita. Karena kita tidak pernah bisa membuat semua orang menyukai apa yang kita inginkan. Nasehat ini mungkin kita sudah tahu tapi kenapa masih kepikiran atas penilaian orang lain terhadap kita. Saat kita ingin melakukan sesuatu masih ada rasa takut dikomentari oleh orang lain, “kalau nanti saya lakukan ini, ada dikomentarin gak ya”. Heheh. Pas orang lain memberikan komentar, udah gak bisa tidur sampe berminggu-minggu. Nah, mulai saat ini berhenti untuk memikirkan hal-hal negatif, kalau kita hanya memikirkan dan merespon semua penilaian yang orang lain maka kita pasti tidak akan pernah berkembang.
Menerima kritikan orang lain itu boleh-boleh saja, namun kita harus bisa menilai mana kritikan yang membangun dan mana kritikan yang menjatuhkan. Ambillah kritikan yang membangun agar hidup kita bisa lebih berkembang, dan buanglah kritikan yang membuat kita merasa tidak berharga. Ingat, hidup cuma satu kali. Jika penilaian orang yang terus dipikirin jadi kapan mau bahagia?. ingat, sebaik apapun yang kamu lakukan tetap ADA yang tidak menyukainya, jadi fokuslah pada tujuan hidup kamu, kamu yang lebih tahu apa yang kamu inginkan, jangan hiraukan penilaian orang lain terhadapmu.
3. 3. Berhenti untuk membandingkan dirimu dengan orang lain,
mulailah mencintai diri sendiri
Sadarlah bahwa membandingkan diri dengan orang lain itu
nggak akan pernah membuat kita bahagia.
Akan selalu ada yang lebih baik dari kamu, lebih kaya, lebih pintar dll.
Sikap suka membanding-bandingkan diri dengan orang lain membuat kita susah untuk
bahagia dan berkembang karena terus menerus merasa bahwa diri kita itu tidak
ada artinya. Ingat satu hal bahwa kita diciptakan didunia ini tidak sempurna,
setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dari pada asik
membanding-bandingkan hidup kamu dengan orang lain, lebih baik kamu bandingkan
diri kamu yang sekarang dengan diri kamu yang dulu, mana yang lebih baik?.
Fokus saja kepada apa yang ingin kamu raih, tutup rapat-rapat pikiran mu dari
hal-hal negatif, cintai diri sendiri karena kamu berharga.
4. 4. Jauhi orang-orang toxic
Nah, ini paling penting, jauhi orang toxic. Kita sebagai makhluk sosial juga harus selectif dalam memilih siapa saja orang-orang yang bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Namun, jika kamu menjumpai orang-orang yang membuat kamu tidak berharga, yang membuat kamu terus merasala bersalah atas apa yang kamu lakukan, jangan segan-segan untuk menjauhi jarak dengan orang tersebut, Karena menjalin hubungan dengan orang toxic itu sama saja seperti kamu meminum racun tiap harinya sedikit-demi sedikit akan membunuhmu. Jadi, jangan takut untuk menjauhi jarak dengan orang-orang tocix agar hidupmu lebih bahagia dan bermakna.
6 5. Olahraga
Olahraga gerakan tubuh yang tidak hanya membuat seseorang sehat, tapi juga dapat meningkatkan dopamin yang sering kali disebut dengan hormon kebahgiaan. Jadi untuk yang lagi merasa frustasi dan gelisah, coba deh paksa diri untuk olahraga, karena olahraga bisa membuat mood kita lebih baik lagi.
7 6. Berfikir positif
7. Makan Makanan Yang Sehat
Tips ini baru ini saya ketahui dari berbagai artikel yang saya baca, dan saya tertarik untuk memasukkan bagian ini ke salah satu cara agar hidup bahagia. Pasti kita bertanya-tanya kenapa bisa sih makanan yang sehat itu membuat kita bahagia? penelitian menyebutkan bahwa makanan sehat dapat memicu kesehatan mental dan fisik kita, karena pola makan sehat dapat menjaga kesehatan usus dan usus dapat menghasilkan dopamin yang dapat mengatur suasana hati dan emosi. Penelitian yang lain juga menyebutkan kalau orang yang banyak makan makanan yang bernutrisi akan lebih sedikit mengalami depresi dan memiliki kebahagiaan dan kesehatan mental yag lebih tinggi.
8. Hindari pengakuan manusia
Pernah dengar kata-kata ini? "Orang yang paling bahagia adalah mereka yang tidak perlu pengakuan dari orang lain". Yups, tepat sekali. Di zaman sekarang, zaman dimana kebanyakan orang memakai media sosial, dan tentu hasrat seseorang untuk validasi lebih besar. Banyak orang yang tidak hanya ingin melihat kehidupan orang lain, tapi juga ingin kehidupannya bisa di lihat oleh orang lain dan mendapat pengakuan. Bahkan ada juga orang yang berfikir bahwa jika ia tidak mendapatkan pengakuan dari orang lain atas apa yang telah ia lakukan, ia akan merasakan frustasi berlebihan seakan-akan jika orang lain tidak memberikan pengakuan terhadap apa yang dilakukannya ia tidak bisa bahagia.
Sadar nggak sih?, pengakuan dari orang lain terhadap dirimu sebenarnya tidak berdampak apa-apa, bahkan jika terus menerus mengharapkan pengakuan dari orang lain akan merusak kesehatan mental dan fisik kamu karena terus menerus berusaha untuk memenuhi ekspetasi semua orang, sehingga jika orang tidak memberikan pengakuan atas apa yang kamu lakukan, tentu akan merasa kecewa, frustasi dll. Padahal jika seseorang menghindari pengakuan dari manusia ia lebih bahagia karena bisa melakukan apapun sesuai dengan keinginannya, alhasil bisa mencapai apa yang kita inginkan. so, lakukan apa yang kamu inginkan tanpa perlu di akui oleh orang lain.
JANGAN LUPA TERSENYUM DAN BAHAGIA :)
With Love
Dhira Majid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar