Selasa, 08 Maret 2022

Syiar Islam Melalui Pameran Kaligrafi dan Ornamen Arab International Cairo-Mesir

Foto : Dhira Majid

Kaligrafi. Ya, siapa yang tidak tahu kaligrafi, seni yang tertuang dalam bentuk tulisan. Kata kaligrafi  berasal dari bahasa Yunani, kalios yang berarti indah dan gra phia yang berarti tulisan atau coretan. Kaligrafi merupkan tulisan indah yang ditulis dalam berbagai bahasa. Namun, seni kaligrafi yang paling terkenal di dunia adalah seni khaligrafi Arab atau disebut dengan khat.

Foto: Dhira Majid

         Kaligrafi Arab baru muncul pada abad ke-2 dan ke-3 hijriah, padahal aksara Arab telah ditemukan sejak abad 1 sebelum Islam datang. Namun, para sahabat dahulu masih sibuk dalam mengumpulkan Alquran dan menulisnya, sehingga di awal generasi Islam kaligrafi bukanlah suatu hal yang diperhatikan.

Pada abad ke-2 dan ke-3 kaligrafi mendapatkan perhatian khusus bagi peminatnya sebagai salah satu bentuk untuk memperindah lafaz-lafaz dalam Alquran, hadis nabi, dan nasehat-nasehat para ulama. Banyak dari seniman mulai memperlajarinya sehingga seni kaligrafi arab mendapatkan posisi yang paling tinggi  dibandingkan seni lainnya. Jadi, jangan heran jika banyak peminat dari muslim maupun non-muslim di seluruh penjuru dunia tertarik terhadap seni kaligrafi.

Foto: Dhira Majid
 
            Selain sebuah seni, kaligrafi juga merupakan salah satu hal yang berperan dalam perkembangan Islam. Lewat tulisan-tulisan yang indah mengandung syiar Islam atau juga disebut dengan dakwah bil kalam, sehingga banyak para seniman kaligrafi mengadakan pameran kaligrafi besar-besaran yang bertujuan untuk mengenalkan syiar dan seni Islam kepada semua orang di seluruh penjuru dunia.

Contohnya Mesir salah satu negara yang mengadakan pameran kaligrafi dan Ornamen Arab International yang diselenggarakan di Mesji Al-Azhar Syarif, salah satu mesjid yang bersejarah sehingga banyak dari turis dan pelajar dari berbagai negara berkunjung untuk melihat pameran karya seni yang dihasilkan dari tangan para seniman kaligrafi.

Foto: Dhira Majid

Pameran ini diadakan pada hari Jumat, tanggal 18 Februari 2022. Kurang lebih 150 seniman dari 50 negara Arab yang memberikan karya seninya untuk dipajangkan diacara tersebut, salah satunya Indonesia, tak kalah dengan negara lainnya, kurang lebih 4 orang seniman kaligrafi dari Indonesia yang karyanya dipajang di acara pameran kaligrafi international.

Foto: Dhira Majid

            Kaligrafi yang dipajang di mesjid Al-Azhar mempunyai bentuk yang bervariasi, dan uniknya semua kaligrafi disini ditulis dengan tangan, sehingga lebih hidup dan menarik.

Foto: Dhira Majid


Foto: Dhira Majid

            Pameran kaligrafi yang diadakan di Al-Azhar bertujuan untuk melestarikan bahasa Arab sebagai bahasa Alquran, agar para pengunjung muslim yang melihat tumbuh kembali rasa sadar akan pentingnya bahasa Arab, dan untuk menunjukkan bahwa seni Islam itu sangat indah dan menduduki tingkat tertinggi dibandingkan dengan seni lainnya.

Foto: Dhira Majid


Foto: Dhira Majid

Tidak hanya itu, pameran ini juga bertujuan untuk menyiarkan agama Islam melalui dakwah bil kalam karna pengunjung pameran ini tidak hanya beragama Islam saja, namun banyak dari agama kristen yang datang untuk melihat pameran ini. Pameran ini adalah pameran yang sangat bermanfaat, diharapkan setiap tahunnya akan diadakan seperti ini, sehingga untuk peminat menulis kaligrafi mulai terus mengasah kemampuan kaligrafinya agar bisa ditampilkan dan menjadi salah satu sarana dakwah melalui seni kaligrafi yang dilihat oleh seluruh penjuru dunia.

Dhira Majid


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MUSLIM MUST HAVE A TRIP

Siapa sih yang tidak suka travelling alias jalan-jalan. Kebanyakan orang suka travelling bahkan sudah menjadi sebuah gaya hidup yang sedang ...