Kudengar pernikahan itu hanya manis diawal saja...
Ku dengar lelaki yang awalnya berletuk lutut mengungkapkan cinta akan berubah setelah pernikahan...
Ku dengar banyak bekas luka saat pernikahan...
Kudengar banyak tetesan air mata...
Ku dengar banyak yang menyesal mengharapkan waktu terulang kembali...
Ku dengar jeritan hati ingin berteriak, semua khayalan indah itu ternyata tidak ada...
Ku dengar mereka yang sudah berpuluhan tahun bersama pun akhirnya berpisah...
Ku dengar mereka rela tersiksa karena mempertahankan anak...
Ah...
Pernikahan
Bukan salah cinta, tapi karena salah memberi cinta. Terlalu terburu-buru karena omongan tetangga. Seakan ingin berlomba dengan mereka yang sudah duluan melangkah.
Padahal jika salah memilih menyesal seumur hidup
Untuk apa terburu-buru jika yang dipilih ternyata belum tahu tujuan menikah untuk apa, belum tahu tanggung jawab yang akan diembannya, belum tahu rencana apa yang akan dilakukan untuk masa depan. Hanya sekedar menuruti diri yang dilumuri nafsu semata.
Mereka bisa mendesakmu tapi ingat kamu yang akan menjalaninya, masih untung jika dipertemukan dengan orang yang tepat. Jangan salahkan mereka yang mendesakmu jika dipertemukan dengan orang yang membuat kamu menderita seumur hidup.
Ingat pernikahan bukan ajang perlombaan, bukan hal main-main. Pesona saja tidak cukup, kata-kata manis dan janji juga tidak cukup, hati-hati jangan sampai tertipu.
Dhira๐
Tidak ada komentar:
Posting Komentar